Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN  SEBAGAI PEMIMPIN Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8, Kab. Karimun, Kepri Model Refleksi 4P   1. Peristiwa   Pada hari senin tanggal 18 september 2023, saya melakukan wawancara bersama 2 orang kepala sekolah yaitu Bapak Zulkifli, S.Pd, Mat yang merupakan Kepala SMP Negeri 1 Kundur Utara dan Bapak Alfian Shah, S.Pd yang merupakan Kepala SD Negeri 007 Belat. Wawancara yang dilakukan adalah tentang bagaimana pengambilan keputusan yang diterapkan selama menjabat sebagai kepala sekolah.  2. Perasaan Saya merasa senang dan bersemangat ketika melakukan wawancara baik dengan Bapak Zulkifli maupun Bapak Alfian karena jawaban yang di berikan sangat menarik dan sama-sama memperhatikan nilai-nilai kebajikan serta dapat dipertanggungjawabkan. 3. Pembelajaran Banyak ilmu yang saya dapatkan saat melakukan wawancara dengan Bapak Zulkifli dan Bapak Alfian Shah. Terdapat hal...

Tugas 3.2.a.4 Eksplorasi Konsep (Pertanyaan Pemantik) Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

 Tugas 3.2.a.4 Eksplorasi Konsep (Pertanyaan Pemantik) Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Akt.8 Kab. Karimun Pertanyaan Pemantik: Sebelum melakukan telaah materi, silakan Anda mempelajari terlebih dahulu  pertanyaan pemantik  berikut ini: Apabila kita menganggap sebuah sekolah adalah sebuah ekosistem dengan faktor biotik dan abiotik yang ada di dalamnya, maka  faktor-faktor apa saja yang termasuk dalam kelompok biotik dan abiotik? Bagaimanakah seharusnya seorang kepala sekolah berperan dalam mengelola ekosistem sekolahnya? Kemampuan apa saja yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah sebagai pemimpin ekosistem sekolah?  Apa yang harus dilakukan oleh seorang kepala sekolah dalam mengelola sumber daya sekolah secara efektif dan efisien? Seberapa besar dampak sumber daya (fasilitas) yang sekolah miliki untuk memfasilitasi proses pembelajaran murid saat ini? Jelaskan! Sejauh mana sumber daya sekolah yang kita miliki su...

Aksi Nyata Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Sebagai Pemimpin Pembelajaran

  AKSI NYATA Modul 3.1  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan  Sebagai Pemimpin Pemb elajaran Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8 Kab. Karimun, Kepri Sebagai pemimpin pembelajaran di kelas, guru harus dapat mengambil keputusan yang tepat dari permasalahan yang dihadapi di kelas. Guru seringkali dihadapkan pada kasus yang dilematis, bagaimana guru dituntut untuk mampu mengambil keputusan yang tepat dan berpihak pada murid. Permasalahan tersebut digolongkan dalam 2 kategori yaitu dilema etika dan bujukan moral. Dilema etika merupakan kasus dimana  2 nilai kebajikan yang bertetengatangan atau disebut benar dan benar, sedangkan  bujukan moral  berkaitan dengan keputusan benar atau salah. Ketika seorang guru berada dalam situasi dilema etika maupun bujukan moral, maka dalam pengambilan keputusan diharapkan berpedoman pada 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.  Langkah awal untuk pengambilan k...

Tugas Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

  Tugas  Koneksi Antar Materi Modul 3.1  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8 Kab. Karimun, Kepri Panduan Pertanyaan untuk membuat Rangkuman Kesimpulan Pembelajaran  (Koneksi Antarmateri): Bagaimana  filosofi  Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki  kaitan dengan penerapan  pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin ? Jawaban: Pratap Triloka yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara yang terkenal dengan semboyan ing ngarso sung tulodo (di depan memberi teladan), ing madyo mangun karso (di tengah membangun motivasi), Tut wuri Handayani (di belakang memberi dukungan). Sebagai pemimpin pembelajaran, kita harus menyadari bahwa setiap anak miliki kodratnya masing-masing. Kita hanya perlu menuntun segala kodrat yang ada pada anak, mengarahkan dan memberi dorongan agar anak dapat berproses dan berkembang sesuai dengan kodrat yang dimilikinya. Dalam proses menuntu...

Tugas KEGIATAN PEMANTIK Koneksi Antar Materi Modul 3.1 (Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin)

Tugas KEGIATAN PEMANTIK Koneksi Antar Materi Modul 3.1  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8 Kab. Karimun, Kepri Kegiatan Pemantik : Bacalah kutipan ini dan tafsirkan apa maksudnya: Mengajarkan anak berhitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik ( Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best ) =Bob Talbert= Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini? Jawaban: Kaitan antara kutipan dengan proses pembelajaran yang sedang saya pelajari saat ini adalah pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai pemimpin. Pada kutipan, keduanya memiliki tujuan yang baik, namun ada yang terbaik dari yang baik. Seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran yang bertugas untuk mengajar atau melatih kecerdasan intelektual adalah baik akan tetapi mengajarkan murid untuk sesuatu hal atau nilai ...

Tugas 3.1.a.4.1 Eksplorasi Konsep-Forum Diskusi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

  Tugas 3.1.a.4.1 Eksplorasi Konsep-Forum Diskusi Modul 3.1  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin (Kasus 2) Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8 Kab. Karimun, Kepri Kasus 2 I bu Azizah adalah kepala sekolah SMP Tunas Bangsa. Ia adalah seorang kepala sekolah yang memiliki integritas dan komitmen yang tinggi.  Ia memiliki hubungan profesional yang baik dengan Ibu Dani, Kepala SMA Nusantara. Mereka seringkali berkomunikasi dan bekerjasama sehubungan dengan program-program pendidikan baik di sekolah Ibu Azizah sendiri maupun sekolah Ibu Dani. Baru-baru ini Ibu Azizah terpilih menjadi ketua MKKS-Musyawarah Kerja Kepala Sekolah. Ibu Dani pun terpilih menjadi bendahara MKKS.  Awalnya semua program MKKS dibawah kepemimpinan Ibu Azizah berjalan dengan baik sampai pada saatnya diadakan rapat evaluasi semester 1, dimana Ibu Azizah harus memberikan laporan pada Dewan Pembina MKKS, termasuk laporan keuangan. Ibu Azizah pun meminta lap...

Tugas 3.1.a.4 Eksplorasi Konsep-Tugas Mandiri Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin (Pengambilan dan Pengujian Keputusan)

Tugas 3.1.a.4 Eksplorasi Konsep-Tugas Mandiri Modul 3.1  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin (Pengambilan dan Pengujian Keputusan) Nurrifda, S.Pd SMPN 1 Kundur Utara CGP Angkatan 8 Kab. Karimun, Kepri Mari kita terapkan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan pada studi kasus Ibu Tati sebelumnya. Studi Kasus: Ibu Guru Tati  Ibu Tati adalah guru kelas V yang merupakan rekan kerja Anda, yang mana sama-sama mengajar kelas V yang kelasnya paralel. Ruangan kelas ibu Tati pun persis di sebelah ruangan kelas Anda. Ibu Tati terkenal sangat disiplin dan cenderung ‘galak’. Pada sisi lain, ibu Tati juga pekerja keras dan murid-muridnya pun selalu mendapatkan nilai-nilai yang sangat baik. Sebagian murid-murid sangat takut kepada ibu Tati, dan sebagian lain bisa menyesuaikan diri. Kepala Sekolah Anda dan orang tua murid juga sangat menghargai ibu Tati. Suatu hari, Anda mendengar tangisan seorang murid dan pergi keluar untuk melihat asal suara tangisa...